Article Detail
IMLEK 2566
Selasa, 24 Februari 2015 secara serempak sekolah Tarakanita Blok Pluit(terkecuali SMA) mengadakan perayaan Imlek ke 2566 bersama. Perayaan imlek dimulai dengan perayaan diunit masing-masing pada pukul 7.30 - 10.30. kemudian dilanjutkan dengan perayan bersama di lapangan SD tarakanita.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya imlek tahun ini lebih beragam acaranya. Untuk anak-anak kelompok bermain diadakan lomba fashion show. Meski terkesan malu-malu tetapi mereka cukup antusias mengikuti lomba, dan sebagai juara 1 diraih oleh Angelee dari KB 1, juara 2 masih dari KB 1 diraih oleh Leonard, dan juara 3 diraih oleh Yoan KB 2. Sedikit lebih menantang anak-anak TK A lomba berpuisi dalam bahasa mandarin ,Evan Dee dari TK A meraih juara 1, sementara Javelin TK A1 berada dalam urutan ke 2 dan juara 3 diraih oleh Caitlynn dari TK A 2. Anak-anak dari TK B juga beradu ketangkasan dalam menyanyikan lagu mandarin, sebagai juara 3 diraih oleh Ivan dari TK B 2, diurutan ke 2 Caroline dari TK B1 dan sebagai juara 1 diraih oleh Joseph dari TK B2. Suatu hal yang unik Ivan mendapat juara ke3 sementara Ivan bukan orang Tionghoa tetapi ia dapat dengan sangat baik menyanyikan lagu mandarin.
Sebagian besar siswa-siswi Tarakanita Pluit beretnis Tionghoa, maka sebagai wujud solider Tarakanita mau ikut ambil bagian didalamnya, seperti kata pepatah ‘dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’. Hal ini juga selaras dengan pandangan Gereja Katolik, yang terbuka pada inkulturasi budaya lokal.
Kegiatan- kegiatan seperti ini juga sebagai sarana edukatif yang efektif bagi anak-anak didik. Karena selain mereka dapat belajar mengembangkan diri, menghargai proses, juga mau mengajak anak-anak menghargai perbedaan dan melihatnya sebagai kekayaan yang perlu dibanggakan dan dilestarikan. Dengan pembiasaan-pembiasaan untuk saling menghargai, menghormati dan menerima perbedaan diharapkan kedepan anak didik dapat menjadi pribadi yang memiliki kepekaan hati sehingga menjadi generasi pembangun bangsa yang berkualitas.
GONG XI FAT CAI
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya imlek tahun ini lebih beragam acaranya. Untuk anak-anak kelompok bermain diadakan lomba fashion show. Meski terkesan malu-malu tetapi mereka cukup antusias mengikuti lomba, dan sebagai juara 1 diraih oleh Angelee dari KB 1, juara 2 masih dari KB 1 diraih oleh Leonard, dan juara 3 diraih oleh Yoan KB 2. Sedikit lebih menantang anak-anak TK A lomba berpuisi dalam bahasa mandarin ,Evan Dee dari TK A meraih juara 1, sementara Javelin TK A1 berada dalam urutan ke 2 dan juara 3 diraih oleh Caitlynn dari TK A 2. Anak-anak dari TK B juga beradu ketangkasan dalam menyanyikan lagu mandarin, sebagai juara 3 diraih oleh Ivan dari TK B 2, diurutan ke 2 Caroline dari TK B1 dan sebagai juara 1 diraih oleh Joseph dari TK B2. Suatu hal yang unik Ivan mendapat juara ke3 sementara Ivan bukan orang Tionghoa tetapi ia dapat dengan sangat baik menyanyikan lagu mandarin.
Sebagian besar siswa-siswi Tarakanita Pluit beretnis Tionghoa, maka sebagai wujud solider Tarakanita mau ikut ambil bagian didalamnya, seperti kata pepatah ‘dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’. Hal ini juga selaras dengan pandangan Gereja Katolik, yang terbuka pada inkulturasi budaya lokal.
Kegiatan- kegiatan seperti ini juga sebagai sarana edukatif yang efektif bagi anak-anak didik. Karena selain mereka dapat belajar mengembangkan diri, menghargai proses, juga mau mengajak anak-anak menghargai perbedaan dan melihatnya sebagai kekayaan yang perlu dibanggakan dan dilestarikan. Dengan pembiasaan-pembiasaan untuk saling menghargai, menghormati dan menerima perbedaan diharapkan kedepan anak didik dapat menjadi pribadi yang memiliki kepekaan hati sehingga menjadi generasi pembangun bangsa yang berkualitas.
GONG XI FAT CAI
Comments
-
there are no comments yet
Leave a comment